Pengertian Sistem, Jenis, dan Manfaatnya dalam Manajemen

Demi kelancaran bisnis, diperlukan suatu sistem yang tepat untuk mengelola seluruh proses bisnis dengan baik dan benar. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami pengertian sistem dan jenis sistem yang bisa dipakai oleh perusahaan. Seperti sistem erp untuk bisnis.

Saat memilih dan merancang suatu sistem, perusahaan harus memilih yang fungsional serta sesuai kebutuhan dan kemampuan. Di dalam sistem yang fungsional ada banyak fitur yang bisa digunakan untuk melakukan manajemen bisnis secara efektif dan efisien.  

Pengertian Sistem  

Teori sistem adalah kumpulan prinsip terorganisasi yang bertujuan untuk mengarahkan jalan pikiran, tetapi tetap bisa ditafsirkan secara berbeda-beda. Arti kata sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari aneka komponen yang saling berhubungan dan mendukung satu sama lain. Penerapan sistem bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu dengan efektif dan efisien.  

Manfaat sistem adalah untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan secara lancar, sehingga tujuan bersama dapat dicapai dengan efektif dan efisien. Tanpa sistem yang jelas, maka tujuan tidak akan tercapai, karena proses untuk mencapainya pun tidak akan rapi. 

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli 

Selain pengertian di atas, berikut adalah pengertian sistem menurut para ahli: 

  1. “Sistem adalah kebulatan yang berfungsi sebagai keseluruhan karena ketergantungan satu sama lain antara setiap bagiannya.” – Rapoport (1968) 
  2. “Sistem adalah hubungan di antara setiap satuan dan komponen secara teratur.” – Awad (1979) 
  3. “Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas berbagai bagian yang saling terhubunga dan bergantung satu sama lain.” – Anwar Arifin (1992)  
  4. “Sistem adalah suatu himpunan dari unsur, komponen, atau variabel terorganisasi, yang saling berinteraksi dan tergantung satu sama lain secara terpadu.” – Sutabri (2012) 
  5. “Sistem adalah sebuah tatanan yang terdiri dari sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi khusus, yang saling berhubungan dan bertujuan untuk memenuhi suatu proses tertentu.” – Fatansyah (2015)   

Jenis Sistem 

Jenis sistem terbagi berdasarkan 2 kategori besar, yaitu: 

1. Berdasarkan aksesnya:

  • Sistem terbuka: sistem dengan akses terbuka, yang bisa diintervensi pihak eksternal. 
  • Sistem tertutup: sistem dengan akses tertutup, yang tidak bisa diintervensi pihak eksternal sama sekali.  

2. Berdasarkan komponen: 

  • Sistem fisik: sistem yang memiliki komponen konkret berupa materi dan energi.
  • Sistem non-fisik: sistem yang memiliki komponen abstrak, seperti ide dan konsep. 

Contoh Sistem di Perusahaan 

Lantas, seperti apa contoh penerapan sistem di perusahaan? Sistem di perusahaan sendiri terbagi atas 2 jenis, yaitu sistem kerja dan sistem informasi. 

Sistem kerja yang dimaksud mencakup standar operasional prosedur (SOP) dan alur kerja yang dirancang oleh pihak manajemen dan HRD. Sementara sistem informasi adalah sistem yang menghubungkan teknologi dan sistem kerja tersebut untuk memudahkan pekerjaan para karyawan. 

Salah satu sistem informasi yang sangat dibutuhkan perusahaan adalah sistem keuangan yang dapat meream seluruh transaksi dengan jelas dan rapi. Selain itu, beberapa sistem informasi lainnya yang umum digunakan perusahaan adalah: sistem HRIS (Human Resource Information System), sistem CRM, sistem inventory, dan sistem procurement.  

Sayangnya tidak semua perusahaan mampu mengalokasikan waktu dan biaya untuk memperoleh semua sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem iDempiere hadir untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan di atas. 

Dengan sistem ERP iDempiere, Anda dapat mengelola seluruh proses bisnis secara terintegrasi satu sama lain, sehingga hanya membutuhkan satu sistem informasi untuk manajemen bisnis perusahaan. Selain itu, sistem iDempiere juga dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan dan digunakan tanpa batasan jumlah pengguna. Silakan hubungi Kosta Consulting di nomor 0821-2228-2266 untuk informasi lebih lanjut.  

en_US
Konsultasikan Kebutuhan ERP disini