Mengenal Perusahaan Ekspedisi, Pahlawan Belanja Online

Perkembangan teknologi memudahkan kegiatan jual beli barang secara online. Hal ini mendorong kemunculan dan perkembangan perusahaan ekspedisi yang sering diandalkan oleh masyarakat. 

Perusahaan tersebut dikenal sebagai perusahaan antar kirim barang. Beberapa contohnya: Pos Indonesia, JNE, SiCepat, dan J&T.   

Pengertian Perusahaan Ekspedisi 

Perusahaan ekspedisi adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha jasa pengurusan transportasi. Banyak yang mengira bahwa jenis perusahaan ini hanya mengirim barang, sehingga disebut perusahaan pengiriman. Hal ini memang tidak salah, tetapi kurang tepat. 

Meskipun kegiatan utamanya memang melakukan pengiriman barang, tetapi ada banyak kegiatan yang perlu dilakukan di dalam pengiriman barang. 

Untuk mengembangkan usaha ekspedisi, para pemilik perusahaan ini bisa melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti e-commerce, marketplace, maupun pedagang konvensional. 

Kegiatan Perusahaan Ekspedisi 

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 74 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi, kegiatan usaha jasa pengurusan transportasi sendiri menjamin terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang lewat darat, laut, dan udara. 

Kegiatan tersebut mencakup:  

  • Perencanaan rute yang paling sesuai dan efisien untuk setiap barang dan lokasi. 
  • Pengaturan kemasan yang sesuai dengan mempertimbangkan iklim, sifat barang, dan pergudangan. 
  • Negosiasi dengan penanganan transportasi darat, laut, dan udara serta mengonsolidasikan muatan. 
  • Memeriksa dan menyiapkan dokumen untuk persyaratan dagang serta mengepaknya sesuai peraturan.  
  • Menawarkan layanan konsolidasi lewat jalur udara, darat, dan laut dengan aman dan biaya yang lebih murah. 
  • Memberikan layanan khusus sesuai permintaan dari pengirim dan/atau pengirim barang, termasuk turnkey project, project cargo, dan sebagainya. 
  • Mengurus berbagai hal terkait asuransi barang.  
  • Menawarkan solusi koneksi teknologi informasi dan pertukaran data elektronik. 
  • Mengatur pembayaran pengiriman.  
  • Menyediakan pelacakan barang secara real-time.  
  • Mengatur transportasi udara untuk pengiriman yang mendesak.   
  • Mengatur penyewaan ruang muatan lewat angkutan darat, laut, dan udara. 
  • Bertindak sebagai perantara dengan pihak pabean di seluruh dunia.   
  • Mengatur angkutan barang khusus, seperti komoditas ternak, makanan, dan obat-obatan. 
  • Mengatur jasa kurir.     
  • Bekerja dengan pemilik barang dan pihak ketiga untuk memastikan kelancaran operasional, sehingga barang bisa sampai di tangan dan waktu yang tepat. 
  • Menjaga komunikasi dan kontrol seluruh tahapan perjalanan barang. 
  • Mengurus, menerbitkan, dan mengatur dokumen angkutan barang, baik yang elektronik maupun cetak.  
  • Bertindak sebagai konsultan di bidang kepabeanan, perpajakan, serta ekspor dan impor.  
  • Bertindak sebagai konsultan di bidang peraturan dan perundang-undangan. 
  • Bertindak sebagai konsultan bagi para penggunanya. 
  • Menyediakan layanan dan pengelolaan logistik bahan baku, barang setengah jadi, dan berbagai jenis muatan produk industri di pasar internasional. 

Tahapan Pengiriman Barang      

Seluruh kegiatan di atas dapat dirangkum menjadi 3 tahapan besar ini: 

  • Mengidentifikasi barang yang dikirim untuk mengetahui apakah barang itu melanggar kebijakan perusahaan dan hukum negara bersangkutan atau tidak.  
  • Melakukan pengemasan barang sesuai jenis barang, seperti: cairan, makanan, atau barang mudah pecah. 
  • Mengurus berbagai keperluan administrasi, yakni: izin dan administrasi bea cukai yang bersangkutan dengan pengiriman barang tersebut.  

Jenis Perusahaan Ekspedisi  

Berdasarkan durasi pengiriman, jenis transportasi, dan kapasitas barang yang bisa dikirimkan, jenis perusahaan ini dibagi ke dalam beberapa jenis, antara lain: 

Ekspres 

Sesuai namanya, perusahaan ini menyediakan layanan pengiriman dengan durasi yang cepat, umumnya hanya 1-2 hari. Namun, barang yang dikirim pun tidak terlalu besar dan tidak terlalu berat, agar bisa dikirim dengan motor dan sampai di tangan penerimanya dengan cepat. 

Full Truck Load (FTL) 

Perusahaan pengiriman ini menyediakan mobil truk yang bisa disewa secara penuh untuk mengantarkan barang 1 pengguna saja.  

Less Than Truck Load (LTL) 

Perusahaan pengiriman yang menyediakan jasa LTL menawarkan mobil truk yang bisa menampung barang dari beberapa pengguna hingga muatan terisi penuh. Dengan begitu, pemilik barang tak perlu menyewa 1 truk untuk pengiriman. Biaya yang harus dibayar umumnya disesuaikan dengan dimensi  barang yang hendak dikirim.  

Ekspedisi Laut 

Perusahaan ini menyediakan jasa pengiriman antarpulau dengan container yang diangkut kapal feri. Dengan demikian, perusahaan ini dapat menjadi pilihan yang terjangkau untuk pengiriman barang dengan volume yang besar dan berat.  

Ada 2 container yang biasa digunakan, yaitu: 

  • Less than container load (LCL), yang berisi barang dari banyak ekspedisi, sehingga biaya pengiriman didasarkan pada dimensi kemasan barang. 
  • Full charter load (FCL), yang berisi barang-barang dari oleh 1 ekspedisi saja.  

Ekspedisi Udara 

Untuk durasi pengiriman antarkota atau antarpulau yang lebih cepat, pengirim barang dapat menggunakan jasa ekspedisi udara. Namun, tentu saja biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal daripada pengiriman dengan ekspedisi laut di atas. 

Kesimpulan  

Perusahaan ekspedisi tidak sekadar mengirim barang, melainkan mengidentifikasi barang, melakukan pengemasan, dan mengurus berbagai keperluan administrasi sesuai barang yang akan dikirim dan negara yang bersangkutan. 

Selain itu, perusahaan ekspedisi juga menyediakan teknologi untuk pelacakan barang secara real-time dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti: e-commerce, marketplace, dan pedagang konvensional.  

id_ID
Open chat
Konsultasikan Kebutuhan ERP disini