Perbedaan Komisi dan Bonus, Sales Wajib Tahu!

Berbeda dengan divisi lain, pada tanggal penggajian, divisi sales tidak hanya menerima gaji dan tunjangan, tetapi juga komisi. Terkadang ada pula yang menyebutnya sebagai bonus, padahal keduanya sangat berbeda. Yuk, pahami perbedaan komisi dan bonus selengkapnya berikut ini. 

Pengertian Komisi dan Bonus 

Komisi adalah imbalan yang diperoleh divisi sales setelah mencapai target penjualan dan tentunya memberikan keuntungan bagi perusahaan. Banyak perusahaan yang menjadikan komisi sebagai cara untuk memotivasi dan menghargai para salesperson agar bisa lebih kreatif dan giat di dalam mencapai target penjualan. 

Sementara bonus adalah insentif yang diperoleh seluruh karyawan berkat kinerja dan keuntungan yang memuaskan perusahaan selama setahun berjalan. Maka dari itu, bonus umumnya dibagikan pada akhir tahun.     

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan Pasal 11, tertulis bahwa pengusaha bisa memberikan pendapatan tambahan berupa bonus atas keuntungan yang diperoleh perusahaan. Itu berarti pemberian bonus bergantung pada kondisi perusahaan, sehingga tidak wajib dibayarkan. 

Jenis Komisi  

Jika bonus hanya terdiri dari bonus tahunan, maka lain halnya dengan komisi yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu: 

Straight Commission 

Sesuai namanya, salesperson yang bekerja dengan straight commission akan mendapatkan komisi dengan pembayaran penuh (100%), karena ia memang tidak mendapatkan gaji pokok sama sekali.  

Revenue Commission 

Komisi yang diperoleh dari persentase atas total penjualan yang telah dilakukan. Besarnya persentase komisi ini bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan. 

Contoh: Ibu Dian berhasil menjual produk seharga Rp40.000.000. Perusahaan memberikan komisi 10%, sehingga pada tanggal penggajian Ibu Diah akan mendapatkan Rp4.000.000 dari penjualan tersebut.     

Gross Margin 

Gross margin diberikan berdasarkan keuntungan dari suatu produk. Contoh: Bapak Hadi menjual produk seharga Rp80.000.000. Nilai harga pokok produk tersebut adalah Rp75.000.000. Nah, Bapak Hadi akan mendapatkan komisi sebesar Rp5.000.000 dari penjualan tersebut. 

Tiered Commission 

Tiered commission adalah komisi dengan tingkat persentase yang berbeda-beda. Dengan demikian, semakin besar target penjualan yang dicapai, maka semakin besar pula komisi yang diperoleh salesperson.      

Perbedaan Komisi dan Bonus 

WorldatWork mengartikan komisi sebagai bagian dari tindakan penjualan. Misalnya: untuk setiap keyboard yang terjual, setiap salesperson akan mendapatkan komisi sebesar 3% dari harga jualnya. 

Sementara bonus merupakan jumlah insentif yang diberikan kepada seluruh karyawan (bukan hanya divisi sales) setelah perusahaan mencapai keuntungan tertentu. Perhitungannya sendiri umumnya bergantung pada persentase yang telah ditetapkan perusahaan, misalnya: bonus tahun ini sebesar 5% dari upah pokok.   

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa komisi dan bonus memiliki perbedaan yang signifikan, yaitu:  

  1. Nominal komisi berbeda-beda untuk setiap salesperson, karena bergantung pada penjualannya, sedangkan bonus pun memiliki nominal yang berbeda-beda, tetapi dihitung berdasarkan persentase yang sama untuk setiap karyawan.   
  2. Perhitungan komisi didasarkan pada kinerja individual, sedangkan perhitungan bonus didasarkan pada kondisi keuangan perusahaan. 
  3. Komisi berasal dari hasil penjualan, sedangkan bonus berasal dari keuntungan bersih perusahaan. 
  4. Komisi dibayarkan setiap bulan atau setiap 3 bulan sekali, sedangkan bonus dibayarkan setahun sekali. 

Kesimpulan  

Bonus dan komisi adalah 2 hal yang berbeda, tetapi sama-sama bisa menyemangati karyawan di dalam bekerja. Selain itu, pembayaran keduanya membutuhkan proses perhitungan yang cermat dan teliti. 

Tak hanya itu, untuk membayar keduanya, HRD juga harus berhubungan erat dengan divisi keuangan. Oleh karena itu, HRD membutuhkan Human Resource Information System (HRIS) yang dapat diandalkan untuk melakukan perekaman data dan perhitungan yang akurat, yaitu: ERP iDempiere. 

Aplikasi ERP ini tak hanya terdiri dari modul HRIS, tetapi juga berbagai modul lainnya, seperti: finance & accounting, supply chain management, dan customer relationship management. Dengan demikian, maka aplikasi ERP iDempiere mampu merekam serta mengotomatisasi perhitungan komisi dan bonus secara akurat dan terintegrasi dengan seluruh divisi, termasuk finance & accounting

Dengan begitu, maka HRD tak perlu takut lagi akan terjadi kesalahpahaman di antaranya dengan divisi keuangan. Untuk informasi lebih lanjut tentang ERP iDempiere, silakan hubungi Kosta Consulting di nomor 0821-2228-2266 atau lewat email sales@kosta-consulting.com.  

id_ID
Open chat
Konsultasikan Kebutuhan ERP disini