Apa Itu Rekonsiliasi Bank dan Bagaimana Caranya?

Terjadinya kasus laporan keuangan yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan data keuangan di bank, membuat rekonsiliasi bank menjadi proses yang penting di setiap perusahaan. Sebelum memahami prosesnya, mari pahami terlebih dahulu apa itu rekonsiliasi bank. 

Apa Itu Rekonsiliasi Bank? 

Rekonsiliasi bank adalah proses membandingkan saldo berdasarkan laporan keuangan perusahaan dengan saldo yang tertera di rekening koran dari bank. Selain saldo, Anda juga akan membandingkan informasi dan transaksi di kedua laporan tersebut. Rekonsiliasi bank bisa dikatakan sebagai proses verifikasi dalam bentuk proses pencocokkan informasi keuangan perusahaan dengan informasi berdasarkan laporan arus kas rekening bank tersebut. 

Proses ini dilakukan untuk memeriksa apakah ada kesalahan dalam pencatatan dan mendeteksi penipuan (fraud). Laporan keuangan bisa saja mencatat transaksi yang tidak bisa ditemukan di laporan keuangan bank. Contohnya: jika perusahaan sudah menerbitkan cek, tetapi belum dicairkan oleh penerimanya atau memang mungkin saja ada penipuan oleh pihak internal.   

Rekonsiliasi bank juga perlu dilakukan untuk merapikan catatan laporan perbankan perusahaan di waktu tertentu, sehingga bisa menjadi fungsi kontrol atas semua pembayaran tunai maupun non-tunai. Dengan demikian, pihak perusahaan juga bisa mengetahui jika ada informasi keuangan yang tidak tercatat sebelumnya, termasuk nominal pemasukan maupun pengeluaran uang.  

3 Manfaat Rekonsiliasi Bank 

Setelah mengetahui apa itu rekonsiliasi bank, kini saatnya untuk mengetahui manfaat rekonsiliasi bank, antara lain: 

Mendeteksi Kesalahan 

Kesalahan pembukuan dapat merugikan bisnis Anda. Kesalahan ini dapat terjadi pada laporan keuangan perusahaan maupun bank. Temukan perbedaan pembukuan dan catatan yang akurat, sehingga Anda akan tahu mana yang harus dikoreksi. Selain itu, proses ini juga dapat menghindari entri data yang tidak rapi, duplikasi catatan pembelian, dan adanya pencatatan transaksi yang terlewat. 

Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Jika selama proses rekonsiliasi, sering ditemukan banyak kesalahan, maka ada kemungkinan kurang efisiennya operasional bisnis yang sedang dijalankan. Anda dapat menganalisis proses mana saja yang tidak efisien dan memperbaikinya agar tidak terjadi kesalahan serupa di masa mendatang.   

Melacak Penipuan

Proses rekonsiliasi bank juga dapat digunakan untuk mendeteksi penipuan dan menyelamatkan uang sebelum berkembang terlalu jauh. Segera selidiki jika Anda menemukan transaksi yang di luar sepengetahuan Anda. Hal itu dapat terjadi karena seseorang menggunakan rekening perusahaan untuk kepentingan pribadi yang tentunya ilegal.  

Proses Rekonsiliasi Bank 

Setelah mengetahui sejumlah manfaat rekonsiliasi bank, inilah deretan proses untuk melakukan rekonsiliasi bank secara manual:  

Bandingkan Pencatatan Perusahaan dengan Pencatatan Bank 

Jika perusahaan membuka rekening di bank, maka perusahaan akan mendapatkan rekening koran di setiap akhir bulan. Rekening koran ini memuat berbagai transaksi, seperti setoran, cek, dan saldo kas perusahaan. Bandingkan rekening koran itu dengan kas yang dicatat di perusahaan untuk menemukan perbedaan pencatatan dan kesalahannya.   

Catat Transaksi yang Dilakukan Bank 

Ada sejumlah biaya yang dikenakan bank, di antaranya: biaya admin untuk transfer antar bank atau bunga bank. Catatlah setiap transaksi tersebut di dalam buku kas, sehingga saldo di pencatatan perusahaan bisa sesuai dengan saldo yang ada di rekening koran. 

Telusuri Transaksi yang Masih Diproses 

Tidak cocoknya pencatatan keuangan di perusahaan dengan bank dapat terjadi karena adanya transaksi yang masih di dalam proses pencatatan. Oleh karena itu, telusuri hal itu dengan menghubungi pihak terkait untuk menemukan kejelasannya. 

Dengan begitu, Anda akan menemukan penyebab selisih antara catatan di perusahaan dengan di bank, sehingga memunculkan berbagai penyesuaian dari penemuan tersebut. 

Hitung Selisih di Lembar Kerja Khusus 

Agar tidak terjadi kesalahan, hitung selisih nominal di lembar kerja terpisah. Hitung selisih dengan benar, sehingga menemukan penyebab dari tidak sinkronnya pencatatan bank dan perusahaan. Jika berhasil, maka rekonsiliasi bank sudah selesai. Jika masih ada selisih, maka hitung ulang dengan lebih teliti, sehingga menemukan data-data keuangan yang valid sebagai dasar penghitungan.  

Pengecekan Ulang  

Langkah terakhir dari rekonsiliasi bank adalah melakukan penelusuran dan pengecekan ulang. Jika sudah selesai dan akurat, maka lakukan penyesuaian.  

Kesimpulan 

Rekonsiliasi bank adalah proses pencocokkan laporan keuangan perusahaan dengan rekening koran dari bank. Proses ini bertujuan untuk memeriksa kesalahan dan adanya penipuan. 

Untuk melakukannya secara manual, dibutuhkan beberapa langkah yang tidak singkat. Jika perusahaan Anda melakukan ratusan sampai ribuan transaksi per bulannya, maka Anda dapat menggunakan software akuntansi terbaik untuk menghemat waktu. 

Namun, jika Anda membutuhkan 1 software yang bisa mengotomatisasi seluruh proses bisnis, baik itu finansial maupun non-finansial, maka yang Anda butuhkan adalah software ERP (Enterprise Resource Planning) iDempiere. Selain modul akuntansi, ERP iDempiere juga menyediakan berbagai modul ERP lainnya yang dapat diintegrasi dan dikonfigurasi sesuai kebutuhan dan keunikan proses bisnis perusahaan. 

Selain dapat diinstal di server perusahaan (on-premise) maupun di cloud terpercaya, yaitu Amazon Web Services, iDempiere juga bisa digunakan tanpa batasan jumlah pengguna (unlimited user). Untuk informasi lebih lanjut mengenai modul dan implementasi ERP iDempiere, silakan hubungi Kosta Consulting di nomor +62 821-2228-2266.      

id_ID
Open chat
Konsultasikan Kebutuhan ERP disini